This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label Hikmah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hikmah. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 13 Februari 2016

Toko Istri

Toko Istri
.
Sebuah toko “yang menjual istri"
.
Baru saja dibuka di sebuah kota di toko tersebut Laki-Laki dapat memilih istri
.
Namun seseorang harus Mengikuti aturan main yg tertera di Pintu masuk toko tersebut :
.
“Seseorang hanya dapat Mengunjungi toko ini SATU KALI”
.
Toko tersebut terdiri dari 6 lantai Dimana setiap lantai akan Menunjukkan sebuah calon kelompok istri
.
Semakin tinggi lantainya Semakin Tinggi pula nilai wanita tersebut
.
Bagaimanapun, ini adalah semacam jebakan
.
Seseorang dapat memilih wanita di lantai tertentu atau lebih Memilih ke lantai berikutnya tetapi dengan syarat tidak bisa turun ke lantai sebelumnya kecuali untuk keluar dari toko.
.
Lalu…
.
Seorang Laki-Laki Pun Pergi Ke Toko “istri” tersebut untuk mencari Istri …
.
Di lantai 1 terdapat tulisan seperti ini :
.
Lantai 1 : wanita di lantai ini memiliki pekerjaan dan taat pada Tuhan.
.
Laki-Laki itu tersenyum,kemudian dia naik ke lantai selanjutnya.
.
Di lantai 2 terdapat tulisan seperti ini :
.
Lantai 2 : Wanita di lantai ini memiliki pekerjaan, taat pada Tuhan, dan senang anak kecil. Kembali Laki-Laki itu naik ke lantai selanjutnya.
.
Di lantai 3 terdapat tulisan seperti ini :
.
Lantai 3 : wanita di lantai ini memiliki pekerjaan, taat pada Tuhan, senang anak kecil dan cantik banget.
.
” Wow…”  Tetapi pikirannya masih penasaran dan terus naik
.

Lalu sampailah laki2 itu di lantai 4 dan terdapat tulisan :
.
Lantai 4 : Wanita di lantai ini yang memiliki pekerjaan, taat pada Tuhan, senang anak kecil, cantik Banget dan suka membantu Pekerjaan rumah.
.
”Ya ampun !” Dia berseru, ”Aku hampir tak percaya”
.
Dan dia tetap melanjutkan ke lantai 5 dan terdapat tulisan seperti ini :
.
Lantai 5 : wanita di lantai ini memiliki pekerjaan, taat pada Tuhan, senang anak kecil,cantik banget,suka membantu pekerjaan rumah, dan memiliki rasa Romantis
.
Dia tergoda untuk berhenti, tapi Rasa penasaran yg semakin tinggi kemudian membuat dia Melangkah kembali ke lantai 6 dan terdapat tulisan seperti ini :
.
Lantai 6 : Anda adalah pengunjung yang ke 787.567.999
.
- Tidak ada wanita di lantai ini. Lantai ini hanya semata-mata bukti untuk Anda yang tidak pernah puas
.
.
Terima kasih telah berbelanja di toko “istri”. Hati-hati ketika keluar toko dan semoga hari yang indah menyertai Anda.
.
Pesan moral ini bukan cuma Untuk Pria Tapi jg wanita
.
“Puaskanlah dirimu akan Pasangan yg sudah Tuhan berikan
.
Jgn terus mencari yg terbaik, tp jadikanlah yg baik yg sudah Allah sediakan
.
Dan bersyukurlah akan Pasanganmu saat ini krn itulah Pasangan yg terbaik bagi kamu Seumur hidupmu hingga maut Memisahkan
.
Semoga Yang Share Mendapatkan Pasangan Yang Setia Dan Rumah Tang Bahagia

Ilustrator: wagi att

#bukuislam
#busanamuslim
#herbalobat
#geraihambra

Selasa, 19 Januari 2016

PANTAS MEREKA TAKUT

ust Budi Ashari 

PANTAS MEREKA TAKUT

Anak-anak muda yang membahayakan. Para teroris hadir. Sel-sel baru bermunculan. Pengajian-pengajian sumbernya. Masjid pusatnya. Terutama masjid sekolah-sekolah dan kampus. Kumpulan mereka perlu diwaspadai dan diawasi.

Lihatlah pola yang menggiring secara bertahap tapi pasti.Hasilnya sangat terlihat. Para orangtua banyak yang khawatir begitu melihat anaknya berubah menjadi baik. Seorang ibu ketakutan saat melihat anaknya liburan dari pesantrennya, karena melihat pakaian putrinya itu sangat rapi menutup aurat sesuai syariat Islam. “Apa anak saya sudah kerasukan pemikiran radikal?”

Efek buruk dan jahat ini merasuki otak dan hati para orangtua tanpa disadari. Dan anehnya, para orangtua lebih nyaman melihat anaknya bergaul tanpa batas. Itulah yang dianggap wajar. Mereka senang melihat anaknya menghabiskan waktu untuk melamun, karena dianggapnya sedang puber. Aneh...

Dan akhirnya para orangtua tanpa disadari memberi ‘wejangan’, “Hati-hati kalau ngaji di masjid.” Anak-anak muda yang rumit memilah jenis pengajian, akhirnya memutuskan untuk duduk-duduk di kafe, nongkrong di jalanan, bahkan tempat-tempat dosa. Dan mereka pun jauh dari masjid.

Luar biasa bukan...rencana jahat menjauhkan generasi muda dari masjid. Karena mereka sadar, tapi kita tidak sadar. Mereka tahu, tapi kita tidak tahu. Mereka membaca sejarahnya, kita tidak. Bahwa kebangkitan Islam itu berawal dari kebangkitan anak-anak mudanya.

Dengarkan penjelasan Imam Ibnu Katsir dalam tafsirnya saat menjelaskan tentang kata: Fityah (pemuda), dalam Surat Al Kahfi,

“...Untuk itulah kebanyakan yang menyambut (seruan) Allah dan Rasul Nya shallallahu alaihi wasallam adalah pemuda. Adapun orang-orang tua dari Quraisy, kebanyakan mereka tetap bertahan dalam agama mereka dan tidak masuk Islam kecuali sedikit saja.”

Untuk lebih menjelaskan kalimat tersebut, mari kita baca tulisan DR. Mahmud Muhammad ‘Imaroh, Dosen Universitas Al Azhar Mesir. Beliau menuliskan data usia mereka yang masuk Islam di masa dakwah rahasia Nabi (sepanjang 3 tahun), dalam buku beliau Khawatir wa taammulat fis sirotin nabawiyyah, h. 125-129. Beliau mengambilnya dari dari Majalah Al Wa’yu Al Islamy, Edisi 77. Perlu diingat di awal, jika ada perbedaan tentang usia dalam buku-buku siroh adalah merupakan hal yang wajar. Di sini dinukilkan apa adanya dari buku tersebut:

1. Ali bin Abi Thalib 8 tahun
2. Zubair bin Awwam 8 tahun
3. Thalhah bin Ubaidillah 12 tahun
4. Arqam bin Abil Arqam 12 tahun
5. Abdullah bin Mas’ud Menjelang 15 tahun
6. Said bin Zaid Belum 20 tahun
7. Saad bin Abi Waqqash 17 tahun
8. Mas’ud bin Rabi’ah 17 tahun
9. Ja’far bin Abi Thalib 18 tahun
10. Shuhaib Ar Rumi belum 20 tahun
11. Zaid binHaritsah menjelang 20 tahun
12. Utsman bin Affan sekitar 20 tahun
13. Thulaib bin Umair sekitar 20 tahun
14. Khabbab bin Art sekitar 20 tahun
15. Amir bin Fuhairoh 23 tahun
16. Mush’ab bin Umair 24 tahun
17. Miqdad bin Aswad 24 tahun
18. Abdullah bin Jahsy 25 tahun
19. Umar bin Khattab 26 tahun
20. Abu Ubaidah bin Jarrah 27 tahun
21. Utbah bin Ghazwan 27 tahun
22. Abu Hudzaifah bin Utbah sekitar 30 tahun
23. Bilal bin Rabah sekitar 30 tahun
24. Khalid bin Said sekitar 30 tahun
25. Amr bin Said sekitar 30 tahun
26. Ayyasy bin Abi Rabi’ah sekitar 30 tahun
27. Amir bin Rabi’ah sekitar 30 tahun
28. Nu’aim bin Abdillah sekitar 30 tahun
29. Utsman bin Madz’un sekitar 30 tahun
30. Abdullah bin Madz’un 17 tahun
31. Qudama bin Madz’un 19 tahun
32. Saib bin Madz’un sekitar 10 tahun
33. Abu Salamah bin Abdul Asad sekitar 30 tahun
34. Abdurahman bin Auf sekitar 30 tahun
35. Ammar bin Yasir antara 30-40 tahun
36. Abu Bakar 37 tahun
37. Hamzah bin Abdul Muthalib 42 tahun
38. Ubaidah bin Harits 50 tahun
39. Amir bin Abi Waqqash masuk Islam setelah urutan orang ke-10
40. As Sail bin Utsman syahid di perang Yamamah (11 H) umurnya masih 30 tahun

Dan ini kalimat DR. Mahmud Muhammad ‘Imaroh,

Walau Quraisy terus menerus melakukan teror dan intimidasi terhadap orang-orang lemah..tetapi anak-anak muda itu justru mengumumkan keislaman mereka, dengan konsekuensi yang sedang menanti mereka berupa kesulitan hidup...dan terkadang harus mati!

Deretan angka-angka di atas menunjukkan kebenaran kalimat Ibnu Katsir bahwa kebesaran Islam ini lebih banyak ditopang oleh anak-anak muda.

Sebenarnya, skenario menjauhkan cara pandang yang benar terhadap generasi muda bukan hanya dilakukan sekarang dengan pola seperti ini. Berbagai cara dan pola telah lama mereka laksanakan.Mereka menyusupkan dengan perlahan tapi pasti berbagai teori racun. Targetnya jelas: menjauhkan anak-anak muda dari kebaikan mereka dan masjid mereka.

Seperti berbagai penelitian yang menyampaikan bahwa remaja adalah usia kerusakan, kegundahan, keguncangan, krisis, kenakalan. Pelajaran ini benar-benar tertanam pada orangtua. Sehingga, lagi-lagi mereka meyakini bahwa remaja harus melalui semua masalah itu. Jika ada anaknya yang baik-baik saja dan tidak melalui kekacauan itu, orangtua akan berkata, “Apa anak saya tidak normal ya?”

Lihatlah sebuah skenario besar dalam rentang puluhan bahkan ratusan tahun. Dan mereka berhasil meracuni pemikiran para pendidik dan orangtua muslim.
Padahal pemuda begitu positif dalam bahasa ayat, hadits dan ulama. Sehingga perlu sebuah upaya besar untuk membalik cara pandang tersebut sekaligus memberi obat dari masalah yang dihadapi oleh para pemuda kita. (nantikan modul dan pelatihannya dari parentingnabawiyah)

Pemuda adalah kekuatan, inspirasi, kreatifitas, ledakan ruhiyah, ketegaran, kesegaran, enerjik, karya besar dan penopang peradaban Islam.

Pantas mereka takut...

Sebait catatan nasihat dari (alm) Ustadz Rahmat Abdullah

Sebait catatan nasihat dari (alm) Ustadz Rahmat Abdullah

Pasangan muda yang baru menikah menempati rumah di sebuah komplek perumahan.

Suatu pagi, sewaktu sarapan, si istri melalui jendela kaca. Ia melihat tetangganya sedang menjemur kain.

"Cuciannya kelihatan kurang bersih ya", kata sang istri.

"Sepertinya dia tidak tahu cara mencuci pakaian dengan benar.
Mungkin dia perlu sabun cuci yang lebih bagus."

Suaminya menoleh, tetapi hanya diam dan tidak memberi komentar apapun.

Sejak hari itu setiap tetangganya menjemur pakaian, selalu saja sang istri memberikan komentar yang sama tentang kurang bersihnya si tetangga mencuci pakaiannya.

Seminggu berlalu, sang istri heran melihat pakaian-pakaian yang dijemur tetangganya terlihat cemerlang dan bersih, dan dia berseru kepada suaminya:

"Lihat, sepertinya dia telah belajar bagaimana mencuci dengan benar. Siapa ya kira-kira yang sudah mengajarinya? "

Sang suami berkata, "Saya bangun pagi-pagi sekali hari ini dan membersihkan jendela kaca kita."

Dan begitulah kehidupan.

Apa yang kita lihat pada saat menilai orang lain tergantung kepada kejernihan pikiran (jendela) lewat mana kita memandangnya..

Jika HATI kita bersih, maka bersih pula PIKIRAN kita.
Jika PIKIRAN kita bersih, maka bersih pula PERKATAAN kita.
Jika PERKATAAN kita bersih (baik), maka bersih (baik) pula PERBUATAN kita.

Hati, pikiran, perkataan dan perbuatan kita mencerminkan hidup kita.

Sebuah pepatah kuno mengatakan bahwa "orang benar akan bertunas seperti pohon kurma".

Pohon kurma lazim dijumpai di kawasan Timur Tengah. Dengan kondisi tanah yang kering, gersang, tandus dan kerap dihantam badai gurun yang dahsyat, hanya pohon kurma yang bisa bertahan hidup. Maka, tidak berlebihan kalau pohon kurma dianggap sebagai pohon tahan banting.

Kekuatan pohon kurma ada pada akar-akarnya. Petani di Timur Tengah menanam biji kurma ke dalam lubang pasir lalu ditutup dengan batu. Mengapa biji itu harus ditutup batu? Ternyata, batu itu akan memaksa pohon kurma berjuang untuk tumbuh ke atas. Justru karena pertumbuhan batang mengalami hambatan, hal tersebut membuat pertumbuhan akar ke dalam tanah menjadi maksimal. Setelah akarnya menjadi kuat, barulah biji pohon kurma itu bertumbuh ke atas, bahkan bisa menggulingkan batu yang menekan di atasnya.

"Ditekan dari atas, supaya bisa mengakar kuat ke bawah."
Bukankah itu prinsip kehidupan yang luar biasa?

Sekarang kita tahu mengapa Allah kerap mengizinkan tekanan hidup datang. Bukan untuk melemahkan dan menghancurkan kita, sebaliknya Allah mengizinkan tekanan hidup itu untuk membuat kita berakar semakin kuat. Tidak sekadar bertahan, tapi ada waktunya benih yang sudah mengakar kuat itu akan menjebol "batu masalah" yang selama ini menekan. Kita pun keluar menjadi pemenang kehidupan.

Allah mendesain kita seperti pohon kurma. Sebab itu jadilah tangguh, kuat dan tegar menghadapi beratnya kehidupan.

Milikilah cara pandang positif bahwa tekanan hidup tidak akan pernah bisa melemahkan, justru tekanan hidup akan memunculkan kita menjadi para pemenang kehidupan.
barakallahu fikum..
"selamat beraktifitas salam ukhuwah tetap semangat"
👉🏿 BmFKAM/FKAM : Forum Komunikasi Aktivis Masjid

Minggu, 17 Januari 2016

:: Kecelakaan Lalu Lintas Yang Lucu :::

::: Kecelakaan Lalu Lintas Yang Lucu :::

✒ Al-Ustâdz Abu Ubaidah, Muhammad Yusuf bin Mukhtar bin Munthohir As-Sidawi Hafizhahullâh
🌐 abiubaidah.com

Banyak kejadian aneh seputar kecelakaan lalu lintas. Diantaranya adalah kisah seorang yang mengemudi mobil di jalan tol dengan kecepatan tinggi. Tiba-tiba dia bersin sehingga mobilnya tidak terkendali sehingga terjadi terjadilah kecelakaan dahsyat.
Namun, pengemudinya alhamdulillah selamat, malah dia tertawa karena "kekuatan bersin"nya menjadi faktor penyebab mobilnya terbalik seperti itu.

Adalagi seorang yang menyetir mobil barang dan mengangkut onta di bagian belakang mobilnya. Ternyata ada nyamuk yang hinggap di hidung sang sopir. Akhirnya dia melirik ke arah nyamuk untuk membunuhnya. Namun hal itu menyebabkan mobilnya tidak terkendali dan terbalik. Orangnya memang selamat tetapi ontanya tidak selamat. Nyamuk itulah yang menjadi faktor terbaliknya mobil dan kematian ontanya! [An-Nadhorot wa Dhohakat hal.28 dari Nawadir Syawarid hal.322 karya Muhammad Khoir Ramadhan]

Kisah ini memberikan faedah agar kita beriman kepada takdir dan bahwasanya kecelakaan itu bisa saja terjadi karena hal-hal kecil seperti itu, dan jangan lupa senantiasa berdzikir dan berdo'a memohon keselamatan kepada Allah Ta'ala.

[Telegram Channel Al-Ustâdz Abu Ubaidah, Muhammad Yusuf bin Mukhtar bin Munthohir As-Sidawi Hafizhahullâh]

♻Republished by MRA Al-Jafari Al-Alabi
📁Grup WA & TG Dakwah Islam
📩TG Bot : @DakwahIslam_Bot
🌐TG Channel : @DakwahIslam

Share yuk semoga saudara anda mendapatkan faidah ilmu dari yang anda bagikan dan menjadi pembuka amal kebaikan bagi anda yang telah menunjukkan kebaikan. آمِينَ.

Imam Syafi'i Sangat Mengagungkan Sunnah

Imam Syafi'i Sangat Mengagungkan Sunnah

📌 Secara istilah adalah berpegang teguh dengan jalan yang ditempuh oleh Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam dan Khulafaur Rasyidin baik berupa keyakinan, perbuatan, dan perkataan. Inilah Sunnah yang sempurna, karena itulah ulama salaf sejak dahulu tidak memakai lafazh "sunnah" kecuali meliputi semua diatas. ini diriwayatkan dari al-Hasan, Auza'i,  dan Fudhail bin Iyadh."

✏ Jami'ul Ulum wal Hikam, Ibnu Rajab, hal. 262

📌 Dan Imam Syafi'i termasuk ulama yang dikenal sangat semangat dalam mengagungkan Sunnah Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam sebagaimana pujian para ulama kepada beliau.

📌 Imam Ahmad berkata, "Saya tidak melihat seorang pun yang lebih semangat dalam mengikuti Sunnah dari pada Imam Syafi'i."

✏ Manaqib Syafi'i 1/471, oleh al-Baihaqi

📌 Imam al-Baihaqi membuat satu bab pembahasan dengan judul "Ketarangan yang membuktikan baiknya Madzhab Syafi'i dalam mengikuti Sunnah dan menjauhi Bid'ah."

✏ Manaqib Syafi'i 1/471

📌 Imam adz-Dzahabi berkata memuji beliau, "Imam Syafi'i adalah seorang ulama yang sangat kuat dalam berpegang teguh kepada sunnah Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, baik dalam masalah aqidah maupun cabang Agama."

✏ Mukhtashar al-'Uluw, hal.177

📌 Cukuplah sebagai contoh petuah beliau:

ﻻَ ﻳَﺠْﻤُﻞُ ﺍﻟْﻌِﻠْﻢُ ﻭَﻻَ ﻳَﺤْﺴُﻦُ ﺇِﻻَّ ﺑِﺜَﻼَﺙِ ﺧِﻼَﻝٍ : ﺗَﻘْﻮَﻯ ﺍﻟﻠﻪِ ﻭَﺇِﺻَﺎﺑَﺔِ ﺍﻟﺴُّﻨَّﺔِ ﻭَﺍﻟْﺨَﺸْﻴَﺔُ

“Ilmu itu tidaklah indah kecuali dengan tiga perkara: Taqwa kepada Allah, sesuai dengan sunnah dan rasa takut."

✏ Manaqib Syafi'i 1/470, oleh al-Baihaqi

✒ Al-Ustâdz Abu Ubaidah, Muhammad Yusuf bin Mukhtar bin Munthohir As-Sidawi Hafizhahullâh

🌐 abiubaidah.com

📚 Diringkas dari Manhaj Salafi Imam Syafi'i - Prinsip-prinsip Imam Syafi'i dalam Beragama, Bagian II - Prinsip-prinsip Manhaj Salafi Menurut Imam Syafi'i, Prinsip Ke-4 : Mengagungkan Sunnah dan Memerangi Bid'ah, Imam Syafi'i Sangat Mengagungkan Sunnah, Hal. 84-85, Pustaka Al-Furqon, Cetakan 4 : Rabiul Awal 1435 H (Jan. 2014 M)

♻Republished by MRA Al-Jafari Al-Alabi
📁Grup WA & TG Dakwah Islam
📩TG Bot : @DakwahIslam_Bot
🌐TG Channel : @DakwahIslam

Share yuk semoga saudara anda mendapatkan faidah ilmu dari yang anda bagikan dan menjadi pembuka amal kebaikan bagi anda yang telah menunjukkan kebaikan. آمِينَ.

Kabar Gembira Bagi Setiap Wanita Beriman

Kabar Gembira Bagi Setiap Wanita Beriman
---------------------------------

💐 CANTIKKAN MANA SIH; BIDADARI SYURGA
ATAU WANITA DUNIA YANG MASUK SYURGA???

👉 Al 'Alim Al Imam Al Qurtuby رحمه الله تعالى berkata :

"Keadaan seorang mukminah di surga itu lebih afdhol(utama) dari para bidadari, lebih tinggi derajatnya dan lebih cantik.

Maka wanita yang sholihah dari penduduk dunia apabila masuk syurga hanyasaja dia memasukinya sebagai balasan atas amal sholih dan kemuliaan dari Allah untuknya dikarenakan agamanya dan kebaikannya,

adapun bidadari yang mereka itu adalah termasuk kenikmatan surga maka hanyasaja mereka diciptakan di syurga untuk selain mereka dan mereka dijadikan sebagai balasan bagi orang yang beriman atas amalan sholih,

dan berbeda antara wanita yang masuk syurga sebagai balasan dari amal sholihnya, dan antara bidadari syurga yang diciptakan untuk dibalas dengannya seorang pelaku amalan sholih; maka yang pertama (wanita dunia) adalah seorang ratu, tuan, yang bisa memerintah,  dan yang kedua (bidadari syurga) -bersamaan dengan agungnya kedudukan mereka dan sangat cantiknya- kecuali bahwasanya -sesuai yang biasa diketahui oleh manusia- dia bukanlah seorang ratu, dan dia akan diperintah oleh tuannya (yaitu) seorang mukmin yang Allah ta'ala menciptakannya sebagai balasan bagi seorang yang beriman.

🏡 Lihat : Tafsir Al Qurtuby : 16/154, dan Attadzkirotu fii ahwaali almautaa wa umuuril aakhiroti karya beliau : 4/985

☝Dan sesungguhnya Asy Syaikh Ibnu ' Utsaimin رحمه الله تعالى pernah ditanya :

"Apakah sifat-sifat yang disebutkan untuk bidadari syurga itu juga mencakup wanita-wanita dunia (yang masuk syurga, pent)?

Maka beliau menjawab : "Yang nampak padaku bahwa sesungguhnya wanita-wanita dunia itu lebih baik dari bidadari-bidadari syurga, sampai juga pada sifat-sifat yang dzohir (yang terlihat, pent)."

🌾 Lihat : Fataawaa Nuurun 'aladdarb

Alih bahasa : Al-Ustadz Abu Abdirrohman Abdul Halim

☆☆☆☆☆☆☆☆☆

Teks asli :

✒ بشرى لكل مؤمنة

قال العالم الإمام القرطبي -رحمه الله-:

(حال المرأة المؤمنة في الجنَّة أفضل من حال الحور العين وأعلى درجة وأكثر جمالاً؛ فالمرأة الصالحة من أهل الدنيا إذا دخلت الجنة فإنما تدخلها جزاءً على العمل الصالح وكرامة من الله لها لدينها وصلاحها، أمَّا الحور التي هي من نعيم الجنة فإنما خُلقت في الجنة من أجل غيرها وجُعِلَت جزاء للمؤمن على العمل الصالح، وشتّان بين من دخلت الجنة جزاءً على عملها الصالح، وبين من خلقت ليُجَازَى بها صاحبُ العملِ الصالح؛ فالأولى ملكة سيِّدة آمِرَة، والثانية - على عظم قدرها وجمالها - إلا أنها ـ فيما يتعارفه الناس ـ دون الملكة، وهي مأمورة من سيِّدها المؤمن الذي خلقها الله تعالى جزاء له.
ينظر: «تفسير القرطبي» (16/ 154)، و«التذكرة في أحوال الموتى وأمور الآخرة» له (985/ 3).

وقد سُئِلَ الشيخ ابن عثيمين - رحمه الله - : هل الأوصاف التي ذُكرت للحور العين تشمل نساء الدنيا؟
فأجاب: "الذي يظهر لي أنّ نساء الدنيا يكنَّ خيراً من الحور العين، حتى في الصّفات الظاهرة ، والله أعلم"؛
ينظر «فتاوى نور على الدرب».

   •┈┈┈••✦✿✦••┈┈┈•

📝 Grup WA : Thulabul Ilmi Yaman
-----------------------------
📟 Telegram : Thulabul Ilmi Yaman
📜 [ artikel : I / 311 ]

♻Republished by MRA Al-Jafari Al-Alabi
📁Grup WA & TG Dakwah Islam
📩TG Bot : @DakwahIslam_Bot
🌐TG Channel : @DakwahIslam

Share yuk semoga saudara anda mendapatkan faidah ilmu dari yang anda bagikan dan menjadi pembuka amal kebaikan bagi anda yang telah menunjukkan kebaikan. آمِينَ.

๐Ÿ’ž PANDUAN MEMBERI NAMA ANAK SECARA ISLAMI (BAG. 1) ๐Ÿ’ž

💞 PANDUAN MEMBERI NAMA ANAK SECARA ISLAMI (BAG. 1) 💞

👉🏻 Seorang penyair pernah mengatakan, “Apalah arti sebuah nama.” Akan tetapi di dalam Islam, nama memiliki pengaruh tersendiri kepada seseorang dan cara hidupnya.

📚 Betapa banyak di dalam hadits kita temui Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam merubah nama seseorang atau nama sebuah tempat.

🏡 Kota Madinah sendiri adalah nama yang diberikan oleh Rasulullah setelah sebelumnya dikenal dengan nama Yatsrib.

🌟 Nama anak pada dasarnya adalah sebuah doa dan harapan dari orang tuanya. Oleh karena itu hendaknya orang tua memilih nama yang baik, yang bisa melahirkan optimisme dan menjadi inspirasi anak untuk melakukan kebaikan.

👉🏻 Oleh karena itu, di kesempatan kali ini, kami mencoba menyajikan kepada para pembaca beberapa panduan memberi nama anak secara Islami.

1⃣ Hendaknya anak diberi nama dengan nama-nama yang baik yang menunjukkan keislamannya.

2⃣ Tidak memberi nama dengan dengan nama-nama orang kafir

❌ Seperti: Andrea, Jacklin, Yuli, Diana, Susan, Paulia, Victoria, Gloria, Lara, Linda, Lisnda, Maya, Manoliya, Gandhi.

3⃣ Tidak memberi nama anak dengan sesuatu yang tidak memiliki makna

❌ Seperti: Zuzu, Vivi, Mimi

4⃣ Tidak memberi nama dengan nama-nama yang diharamkan
Seperti:

❌Nama-nama yang menunjukkan peribadahan kepada selain Allah seperti Abdul Masih (hamba Al Masih), Abdussyams (si penyembah mentari), Abdi Negara (hamba Negara).

❌Nama-nama sesembahan orang-orang kafir seperti Latta, Uzza, Wisnu, Krisna, Ganesha atau yang semisalnya.

❌ Nama-nama yang khusus bagi Allah subhanahu wata’ala misalnya Ar Rahman (Yang Maha Pengasih), Ar Rohim (Yang Maha Penyayang), Al Khaliq (Dzat Yang Maha Pencipta), dan Al Bari’ (Dzat Yang Maha Pencipta), dll.

❌ Nama yang memiliki makna ghuluw, yaitu berlebih-lebihan seperti Malakul Amlak (Raja diraja), Sulthanus Salatin (Sultan segala Sultan), Hakimul Hukkam (Hakim segala Hakim), Syahansyah (Raja Diraja) , dan Qadhil Qudhat (Hakim segala Hakim), Sayyidun Nas (pemimpin semua manusia), dan yang semisalnya.

Wallahu a’lam bisshawab.

(BERSAMBUNG)

✒Al-Ustâdz Abu Umar, Wira Mandiri Bachrun Al-Bankawy Hafizhahullâh
🌐 www.wirabachrun.com

#islamicparenting
#wiramandiribachrun
#tarbiyatulabna

👉🏻 Artikel seputar Islamic Parenting (Metodologi Pendidikan Anak Islami)
🌎 Channel Telegram Tarbiyatul Abna

♻Republished by MRA Al-Jafari Al-Alabi
📁Grup WA & TG Dakwah Islam
📩TG Bot : @DakwahIslam_Bot
🌐TG Channel : @DakwahIslam

Share yuk semoga saudara anda mendapatkan faidah ilmu dari yang anda bagikan dan menjadi pembuka amal kebaikan bagi anda yang telah menunjukkan kebaikan. آمِينَ.

Minggu, 10 Januari 2016

KUNCI PINTU BAHAGIA RUMAH TANGGA

بسم الله الرحمن الرحيم

🔑5 PLUS
KUNCI PINTU BAHAGIA RUMAH TANGGA

Bagi seorang istri yang sholihah:

0⃣ CINTAILAH RASULULLAH
صلى الله عليه وسلم
NISCAYA ENGKAU AKAN MENDAPATKAN KECINTAAN ALLAH

قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ 

“Katakanlah: “Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.” Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (Ali Imran: 31)

Jadi, mengikuti sunnah Rasulullah صلى الله عليه وسلم dan mengikuti syariat-Nya secara lahir dan bathin akan mendatangkan kecintaan kepada Allah. 

1⃣ YAKIN BAHWA PUPUK CINTA YANG PALING AMPUH
adalah cinta karena Allah dan membenci karena Allah. Apa saja yang bisa dilakukan agar sang suami bisa lebih bertakwa kepada Allah maka ia akan lakukan meskipun bertentangan dengan "keinginannya". Dan apapun yang menjadikan Allah murka maka ia pun akan menjauhinya agar suaminya tidak dimurkai-Nya.

Jadi harus YAKIN KETIKA MAKIN CINTA DAN TAAT KEPADA ALLAH DAN RASUL-NYA
pastinya Suami yang Sholih akan semakin mencintainya.
Rasululloh  صلى الله عليه وشلم bersabda,

أَوْثَقُ عُرَى الْإِيمَانِ أَنْ تُحِبَّ فِى اللهِ وَتُبْغِضَ فِى للهِ 

“Ikatan iman yang paling kuat adalah cinta dan benci karena Allah” (HR Al Baghowi dalam Syarh asSunnah 3/429 dihasankan Al-Albani dalam ash-Shahihah no. 998) 

2⃣ YAKIN TENTANG HADITS NABAWI
Bahwa tidak ada dua orang mencintai karena Allah lalu "bercerai" karena salah satu dari keduanya melakukan "DOSA"

مَا تَوَادَّ اثْنَانِ فِي اللَّهِ، ثُمَّ يُفَرِّقُ بَيْنَهُمَا إِلاَّ بِذَنْبٍ يُحْدِثُهُ أَحَدُهُمَا.

Tidaklah 2 orang saling mencintai karena Allah kemudian diceraikan antara keduanya, kecuali karena dosa yang dilakukan oleh salah satunya”. (HR. Al-Bukhari dalam Adabul Mufrad no. 401. Syaikh al-Albani menshahihkannya dalam ash-Shahihah, no. 637)

3⃣ YAKIN KALAU IKHLAS DAN SABAR DALAM ME"SERVICE" SUAMI
adalah karena dalam rangka kecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya Shallallahu'alahi wasallam  semata. Susah senang akan senantiasa dijalani tanpa keluh dan ragu.

4⃣ YAKIN BAHWA REZEKI ITU ABSOLUT MILIK ALLAH
Suami dan keluarga adalah rezeki titipan yang kelak akan kembali kepada Sang Kholiq. Jadi harus lapang dada dalam berbagi rezeki dan berinfaq di jalan Allah. Ketika "legowo" lapang untuk berbagi maka niscaya Allah berikan limpahan kekayaan yang berlipat.

5⃣ YAKIN TIDAK ADA TAKDIR YANG JELEK.
apa saja yang terjadi pada seorang hamba adalah yang terbaik baginya walaupun menurut kacamata orang "jelek".
Maka apa saja yang telah Allah tetapkan janganlah MENGELUH tapi BERSYUKURLAH  karena itu adalah yang terbaik baginya.

⏩ YAKIN TEMPAT TERBAIK MENGELUH ADALAH MENGELUH KEPADA ALLAH
Jangan pernah mengeluh kepada orang, MENGELUH lah kepada Allah ...kepada Nya kita berharap dan meminta pertolongan.

Semoga bermanfaat
🍫Al-Ustâdz Zaki Abu Kayyisa Hafizhahullâh
🌎 www.wiziq.com
🌍 www.belajarhadits.com

♻Republished by MRA Al-Jafari Al-Alabi
📁Grup WA & TG Dakwah Islam
📩TG Bot : @DakwahIslam_Bot
🌐TG Channel : @DakwahIslam

Share yuk semoga saudara anda mendapatkan faidah ilmu dari yang anda bagikan dan menjadi pembuka amal kebaikan bagi anda yang telah menunjukkan kebaikan. آمِينَ.

Senin, 04 Januari 2016

YANG SEDERHANA, PENUH MAKNA & SERING TERABAIKAN

Assallamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.     
     
YANG SEDERHANA, PENUH MAKNA & SERING TERABAIKAN

Dahsyatnya Do'a “Duduk Diantara Dua Sujud”.👍

⭐ Ketika orang ditanya “do’a apakah yang paling sering dibaca oleh seorang muslim.?”. Banyak yang menjawab dengan salah.
Begitu seringnya do’a itu dibaca, sehingga ketika sedang membaca do’a banyak yang tidak merasa berdo’a.
Padahal do’a itu sangat dahsyat, mencakup kebutuhan kita didunia & akhirat serta dibaca minimal 17 kali setiap hari.

⭐ Do’a itu adalah "DO’A DIANTARA DUA SUJUD".
Mari kita kaji makna-nya :

⭐ √ ROBIGHFIRLII.
Wahai Tuhan ampunilah dosaku...
Dosa adalah beban yang menyebabkan kita berat melangkah menuju ridho Allah SWT. Dosa adalah kotoran hati yang membuat hati kelam sehingga hati kita merasa berat untuk melakukan kebaikan.

⭐ √ WARHAMNII.
Sayangilah aku...
Kalau kita disayang Allah SWT, hidup akan terasa nyaman. Karena dengan kasih sayang Allah SWT akan dapat dicapai semua cita2. Dengan kasih sayang, nafsu kita akan terbimbing.

⭐ √ WAJBURNII.
Tutupilah kekuranganku...
Banyak sekali kekurangan kita. Kurang bersyukur, kurang sabar, kurang bisa menerima kenyataan, mudah marah, pendendam dll. Kalau kekurangan kita ditutup/diperbaiki Allah SWT, maka kita akan menjadi manusia bermartabat, al insan kamil.

⭐ √ WARFA’NII.
Tinggikanlah derajatku...
Kalau Allah SWT sudah meninggikan derajat kita, maka pasti tidak ada manusia yang bisa menghinakan kita.

⭐ √ WARZUQNII.
Berilah aku rezeki...
Sebagai hamba, kita membutuhkan rezeki. Allah SWT mampu mendatang kan rezeki dari arah yang tak terduga dan tanpa perhitungan.

⭐ √ WAHDINI.
Berilah aku petunjuk/bimbinglah aku ke jalan kebahagiaan...
Kita tidak hanya minta petunjuk/hidayah yang berkaitan dengan agama. Tetapi kita juga minta petunjuk agar terhindar dari mengambil keputusan yang keliru.

⭐ √ WA’AAFINII.
Berilah aku kesehatan...
Apabila kita sehat, kita bisa menambah kebaikan dan manfa'at serta tidak menjadi beban orang lain. “Health is not everything, but without health everything is nothing.”

⭐ √ WA’FUANNII.
Aku mohon agar kesalahan ku dihapus dari catatan...
Kita awali do’a ini dengan mohon ampun dan kita akhiri dengan permohonan agar catatan dosa kita dihapus. Sehingga kita benar-benar bersih dari dosa seperti bayi yang baru lahir.

⭐ Allah SWT memerintahkan kita untuk membaca do’a itu. Rasulullah SAW mencontohkan kepada kita bahwa do’a tersebut pasti terkabul.
Tapi masalahnya... “DIMANA HATI DAN PIKIRAN KITA KETIKA KITA MEMBACA DO’A ITU.??”

⭐ Rasulullah SAW mengingatkan kita bahwa “ALLAH SWT TIDAK AKAN MENGABULKAN DO’A YANG KELUAR DARI HATI YANG LALAI.”

Jadi bacalah/berdoalah dg khusyuk/pahami artinya, jangan cepat_cepat.

Sabtu, 02 Januari 2016

Menikah atau Puasa

Menikah atau Puasa

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda,  "Wahai segenap pemuda, barang siapa di antara kalian yang sudah al ba'ah (mampu berjima dan menafkahi) maka menikahlah, karena yang demikian itu bisa lebih menundukkan pandangan dan menjaga farj (kemaluan).
   Barang siapa yang tidak mampu menikah maka berpuasalah karena puasa akan menjadi wija (peredam syahwat)."
[HR. Bukhari dan Muslim].

Berkata Syaikh Shalih Fauzan hafizhahullahu, "Para pemuda diperintahkan untuk menjaga farj-farj mereka, baik dengan cara menikah -jika mereka mampu-, atau bisa dengan sesuatu yang bisa melemahkan dan mengendurkan syahwat, yaitu dengan cara berpuasa, karena takut kalau mereka nanti terjatuh ke dalam fitnah.

Ini adalah termasuk bentuk penjagaan Nabi kepada umatnya.

Hal ini adalah wasiat nabi untuk para pemuda sampai hari kiamat.

Wajib atas para pemuda untuk berpegang teguh dengan wasiat ini.

(Taujihatun Muhimmatun lis Syabab-Syaikh Shalih Fauzan, hal. 13, Dar Imam Ahmad 2005).
➖➖➖
💐 Wa Sedikit Faidah Saja (SFS)
➖➖➖
💾 Arsip lama Wa SFS, INdiC dan INONG terkumpul di catatankajianku.blogspot.com dan di link telegram http://bit.ly/1OMF2xr

#pemuda

Kamis, 31 Desember 2015

MENGAPA ORANG BAIK SERING TERSAKITI?

MENGAPA ORANG BAIK SERING TERSAKITI?

Karena orang baik selalu mendahulukan orang lain. Dalam ruang kebahagiaannya, ia tak menyediakan untuk dirinya sendiri, kecuali hanya sedikit.

MENGAPA ORANG BAIK KERAP TERTIPU?

Karena orang baik selalu memandang orang lain tulus seperti dirinya. Ia tak menyisakan sedikitpun prasangka bahwa orang yang ia pandang penyayang mampu mengkhianatinya.

MENGAPA ORANG BAIK ACAP DINISTA?

Karena orang baik tak pernah mau membalas. Ia hanya menerima, meski bukan dia yang memulai perkara.

MENGAPA ORANG BAIK SERING MENETESKAN AIR MATA?

Karena orang baik tak ingin membagi kesedihannya. Ia terbiasa mengobati sendiri lukanya, dan percaya bahwa suatu masa Allah SWT akan mengganti kesabarannya.

MENGAPA ORANG BAIK TAK PERNAH MEMBENCI YANG MELUKAINYA?

Karena orang baik selalu memandang bahwa di atas semua, Allah-lah hakikatnya. Jika Allah menggiringnya, bagaimana ia akan mendebat kehendak-NYA itu sebabnya orang baik tak memiliki lemari dendam dalam kalbunya…
Jika kau buka laci- laci di hatinya, akan kau temukan hanya Cinta yang dimilikinya.

Mudah -mudahan kita semua termasuk orang baik seperti yang dikatakan oleh Al Allamah Al Arifbillah Al Habib Salim Asy-Syathiri diatas…

Aamiin allahumma aamiin

Wallahu Alam
KALAM AL ALIM AL ALLAMAH AL ARIFBILLAH SULTHONUL ULAMA AL HABIB SALIM BIN ABDULLAH ASSYATHIRI”

Pejuang butuh pengorbanan

Pejuang butuh pengorbanan

"Membongkar Rahasia Gerakan Kristenisasi & Syi'ah" Kamis, 12 Rabiulawwal  1437 (24 Des'15) di Masjid Al-Falah Surabaya, oleh Ust. Drs. H. Bernard Abdul Jabbar, MA (Mantan Penginjil dari Jakarta)
➖➖➖➖➖➖➖🔘
Bismillah

Ust. Bernard dilahirkan di kota Malang dalam keluarga Katolik ordo Roma. Saat dewasa beliau menjadi salah satu Penginjil dan ditugaskan menyusup ke pondok pesantren untuk belajar Al-Quran bersama beberapa orang teman. Sampai beliau hafal 5 juz Al-Quran, la qadarallah hidayah masuk ke hati beliau dan para penginjil lainnya, hingga akhirnya mereka berikrar sebagai muslim, dan berbalik arah menjadi mubaligh yang mendakwahkan kebenaran agama Allah, Islam. Allahuakbar.

Beliau menyampaikan bahwa program kristenisasi dan syi'ah-isasi sudah lama berjalan di Indonesia, bahkan Indonesia adalah negara tujuan no. 1 se-Asia Pasifik atas program pengkafiran tsb, dan kedua setelah Afrika ditingkat dunia.

Kristenisasi memiliki dalil yang kuat sebagai dasar pelaksanaannya, yaitu "Amanat Agung Yesus" dalam Injil Matius Pasal 28 Ayat 19 yang berbunyi "Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa muridku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus” (Matius 28 : 19)

Ayat tersebut diatas ternyata palsu, yaitu ayat yang sengaja ditambahkan penginjil. Dimana sebenarnya Injil Matius Pasal 28 yang asli berakhir pada ayat 15.

QS. Al-Baqarah :120 berbunyi "Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: "Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)". Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu".

Menurut data valid yang dimiliki Ust. Bernard, kristenisasi akhir-akhir ini telah berhasil memurtadkan 1.7 juta umat islam Indonesia setiap tahunnya (baik islam kaffah apalagi yang awam). Namun Alhamdulillah disisi lain ada sekitar 2 juta muallaf baru di Indonesia setiap tahunnya.

Model kristenisasi tidak lagi berhasil dengan cara memusnahkan mushaf Al-Quran, memalsukan ayat-ayatnya ataupun dengan menyusupkan penginjil mempelajari Al-Quran untuk mencari kelemahannya. Hal ini justru akan menyebabkan dampak yang berkebalikan atas upaya tipu daya tersebut.

Gerakan kristenisasi  kini terasa lebih efektif dengan strategi menjauhkan umat islam dari Al-Quran dan Sunnah Rasulullah. Cara ini dimulai dengan menyiapkan kader yang bisa menguasai ekonomi dan pemerintahan serta merusak budaya.

Kita sama sama bisa melihat bagaimana generasi saat ini lalai dengan sholat, lalai menutup aurat, lalai zakat, lalai puasa, lalai kajian Al-Quran. Namun sekarang sudah umum yang namanya bermain musik, nonton bioskop lalu sholatnya diakhirkan,  bercampurnya lelaki dan perempuan bukan muhrim, CFD (car free day), merokok ditempat umum, dsb. Kekerasan dan pengrusakan yang tidak adil dan tidak diadili.

Pelatihan pasukan bersenjata syi'ah bisa mendapat fasilitas di Halim Perdana Kusuma. Pembangunan Christian Center di Jakarta bisa menerima kucuran dana pemerintah miliaran rupiah, tingkat pembangunan gereja lebih dari 300% setahun (pembangunan masjid hanya 40%). Kepengurusan MUI yang juga diduduki oleh kalangan Syi'ah, dan banyak lagi contoh lainnya.

Program kristenisasi di targetkan pada tahun 2020 akan masuk ke tahap penuaian.

Hal ini diperparah dengan rencana syi'ah yang diprediksi pada tahun 2018 akan melakukan revolusi di Indonesia. Na'udzubillahi min dzalik, jangan sampai revolusi berdarah di Suriah dan Mesir, atau perang di Palestina terjadi juga di Indonesia. Kasihan anak cucu kita yang akan mengalami masa-masa tersebut.

(Syi'ah mulai ada sejak zaman Khalifah Usman Bin Affan r.a. dengan pendirinya adalah pemuka yahudi).

Jika Nasrani, Yahudi dan Syi'ah sudah sedemikian rupa mempersiapkan diri untuk mengalahkan Islam, lantas apa yang umat Islam telah lakukan untuk membentengi diri atau bahkan melawan semua serangan tersebut ?

Sama-sama kita ketahui bahwa umat Nasrani melakukan panggilan untuk beribadah dengan menggunakan lonceng atau musik, Yahudi dengan terompet dan Majusi dengan api.
Saat ini notabene rakyat Indonesia yang beragama Islam, pada tahun baru masehi (bukan tahun baru hijriyah) turut merayakan pergantian malam tahun baru tersebut dengan meniup terompet, bernyanyi dan membakar petasan. Maa sya Allah...

Dalam perayaan natal bersama di Solo dimana Pasukan Banser (yang 'disusupi') ikut membantu mengangkat salib raksasa, petugas polisi atau pegawai supermarket yang menggunakan pakaian ala sinterklas, yang perlu lebih dikuatirkan bukan momen perayaannya, melainkan rapuhnya pemahaman tauhidiyah sebagai seorang muslim.

Untuk itu marilah kita umat Islam bersatu, kembali kepada Al-Quran dan Sunnah Rasulullah, memahami dan mendakwahkan ajaran Islam kepada keluarga, saudara, tetangga dan masyarakat luas. Lindungi generasi muda dari pengaruh budaya non islam yang datang dari segala arah dan kemasan menarik yang beraneka ragam cara penyajiannya.

Islam harus melangkah secara lebih terorganisir dan menghilangkan perpecahan di dalam terkait dengan urusan fiqh, Allahuakbar!

Wallahua'lam bisshawab, mohon maaf jika ada kurang / lebihnya ringkasan tersebut.

Jazakallahu khairan.
➖➖➖➖➖➖➖🔘

MOHON BISA DISEBARKAN KE SAUDAR[truncated by WhatsApp]

7 Nasehat Berharga sederhana dan santun

7 Nasehat Berharga :

1. Jangan pernah membenci siapapun, sejahat apapun orang tersebut kepada kita.

2. Hiduplah bersahaja, sederhana, tidak peduli sebanyak apapun harta yang kita miliki.

3. Senantiasa berpikir positif, sebesar apapun beban kehidupan yang harus kita lewati.

4. Banyak berbagi dan memberi, meskipun kita menerima sedikit sekali dari kehidupan ini.

5. Menjaga hubungan bahkan dengan orang yang melupakan kita.

6. Ringan memaafkan kepada orang yang khianat sekalipun kepada kita.

7. Terakhir, selalu mendoakan yang terbaik bagiorang-orang yang kita sayangi.

ANAK SEKOLAH YANG PUTUS SEKOLAH... Oleh: Masyhuri Az Zauji

#OrangtuaBerkemampuanKhusus

ANAK SEKOLAH YANG PUTUS SEKOLAH...
Oleh: Masyhuri Az Zauji

Pernahkah kita mendengar ungkapan:
"Orangtuanya sudah capek2 dan mengeluarkan banyak modal untuk sekolah, tetapi kelakuannya kok malah selalu bikin resah..."

"Tuh lihat, perilakunya sama sekali tidak terpuji padahal dia sudah 10 tahun nyantri..."

Atau:
"Nak, ayah ibumu sengaja memasukanmu ke pesantren supaya kamu jadi anak shalih/ah. Tapi kenapa malah kamu jadi semakin parah..."

Dan masih banyak bentuk ungkapan lain dg gaya bahasa berbeda tetapi penekanannya sama, yaitu mempertanyakan tingkat efektifitas institusi pendidikan yang bernama sekolah.

1# Pendidikan itu kewajiban siapa?
Barangkali tdklah berlebihan jika dikatakan "Sekarang saatnya menggugat paradigma !!!"

Paradigma apa yang harus kita gugat?
Ya, paradigma pendidikan dalam benak kita terutama dalam posisi sebagai orangtua.
Jujur saja, jika kita mendengar istilah pendidikan maka dalam benak kita hadir sebuah istilah "SEKOLAH".
Tidak salah memang jika kita mengaitkan istilah "pendidikan" dengan "sekolah", karena sekolah atau yg dalam bhs arab "madrasah" merupakan tempat untuk belajar dan berlangsungnya aktifitas pendidikan.
Tetapi yang perlu gugat di sini adalah pemaknaan yang terlalu sempit dalam memahami istilah SEKOLAH, yg dimaknai sbg institusi pendidikan formal saja. Sehingga melahirkan sebuah paradigma yg KELIRU, bahwa tanggung jawab utama pendidikan ada pada instusi pendidikan yg bernama sekolah, sejak pra hingga pasca sekolah saja.
Keberadaan rumah tangga sebagai lembaga sekolah pertama dan utama bagi setiap anak acapkali tak terperhatikan dan terkesampingkan.

Dari sinilah 'malapetaka' abad ini bermula...

2# Putus sekolah sebelum masuk sekolah.
Didalam Al Quran disebutkan ada 17 dialog pendidikan anak. 16 dialog adalah antara orangtua dan anak, sedangkan dialog antara anak dan guru hanya 1 saja.
Artinya, jika orangtua mengabaikan peran dominannya dlm pendidikan anak, sama saja dg membiarkan anaknya putus sekolah. Ya, putus sekolah dari sekolah yg paling utama yaitu rumah.

Sungguh tidak adil jika mengharapkan kebaikan pada generasi yang dididik dengan hanya memberi 1 bagian (hak) saja sedangkan 16 bagian yg paling utama tak diberikan...

Jadi selama ini ternyata kita lebih banyak hanya menunggu 'keajaiban'

Kapankah rumah menjalankan peran optimalnya?

3# Berani adil dan jujur, HEBAT !!!
Jujurlah mengakui bahwa betapa banyak ketidak adilan dalam pendidikan anak-anak kita di negeri ini...
Coba lihat, apa yg dilakukan oleh orangtua dan sekolah saat seorang anak (didik) melakukan sebuah pelanggaran aturan/moral?
Ya, langsung menghukum dari hukuman yang ringan hingga memecat/ mengeluarkannya dari sekolah. Apakah setelah diberi hukuman ini, seorang anak akan lebih baik? TENTU TIDAK !!!
Dan bagaimana dg pihak orangtua yang (barangkali) patut diinterogasi terkait kesalahan yang anak lakukan? NYARIS TAK TERSENTUH dan memang kebanyak TIDAK MAU 'DISENTUH'

"Saya sudah bayar mahal untuk menyekolahkan anak saya di sini. Masak sih saya harus repot2 ikut mendidiknya juga??? Kalo begitu apa gunanya saya sekolahkan di sini?"
Bisa jadi kalimat ini yang akan dikeluarkan oleh orangtua, saat mereka diminta 'pertanggung jawaban'.

Meski demikian, pihak sekolah/ guru juga bukan berarti berada di pihak yang TIDAK PATUT DISALAHKAN. Perlu juga ditanyakan upaya pendidikan dan pendekatan apa yg selama ini dilakukan...

Perlakukanlah setiap anak kita dengan adil, agar mereka juga mampu berbuat adil pada kita...

4# Rumah, 'mesin produksi' peradaban
Dalam Islam, keluarga disebut sebagai "Labinatul Ulaa" yaitu batu pertama dalam membangun peradaban...
Keluarga harus menjadi tempat belajar terbaik dalam memahami dan memadukan antara garis vertikal dan horizontal, serta sebagai sarana penyiapan bekal dalam menjalani setiap langkah kehidupan.
Setiap keluarga seharusnya bukan hanya memenuhi fungsi fisiologis sbg tempat berteduh saja. Tetapi harus memenuhi 3 fungsi yang lain, yaitu:
1) memenuhi kebutuhan anggota keluarga akan kenyamanan dan rasa aman,
2) penyedia lingkungan kondusif untuk membekali sosial skill
3) fungsi dakwah agar setiap anggota keluarga mampu menjadi penegak dan penebar kebaikan dalam lingkungan yang lebih luas.

inilah mesin utama yang memproduksi generasi pengemban misi peradaban masa depan...

5# Sekolah, antara tukang jahit dan pesulap
Sehebat apapun lembaga sekolah hanya menjalankan perannya (jika diibaratkan) sebagaimana tukang jahit yang hanya akan menjahit sesuai bahan yang diberikan. Sekolah bukan 'tukang sulap' yang bisa memenuhi segala keinginan pesanan tanpa mempertimbangkan 'bahan'.
Jangan berharap menerima celana jeans, jika bahan yg diserahkan adalah kain batik.

6# Antara Rumah dan Sekolah, sebuah sinergi bukan eksploitasi
Peran rumah dan sekolah memiliki peran strategis dalam pengembangan kepribadian dan potensi skill setiap anak. Keduanya harus berada pada satu alur sinergi untuk bekerjasama sesuai peran masing2.
Rumah/keluarga bertugas menguatkan "pondasi-pondasi dasar dan rangka bangun", sekolah menjalankan fungsi untuk memperindah dan melengkapi pernak-pernik agar lebih sempurna.

7# Antara Rumah dan Sekolah, tak perlu dicari siapa yang salah
Degradasi dan dekadensi moral (terutama) di kalangan remaja hari ini merupakan bukti real dari gagalnya sistem dan kelalaian dari para pelaksana pendidikan.
Dalam arti yg lebih luas, tentu sistem dan pelaksana pendidikan bukan terbatas hanya dalam ruang lingkup sekolah, di dalamnya ada sekolah, rumah tangga dan pemerintah.

Jika ditanya siapa yang salah, tentu semua patut disalahkan. Akan tetapi hanya mencari siapa yang salah tak akan mampu menyelsaikan masalah. Masing2 harus introspeksi diri mengaku salah dan siap berbenah, inilah jalan keluar dari segala masalah...
Setiap elemen harus saling mendukung bukan menelikung, setiap unsur harus bersedia untuk saling menguatkan bukan saling mencari kelemahan...

Mari jujur menilai diri, siap bersinergi, merasa bertanggung jawab untuk memulai aksi membangun GENERASI ROBBANI. Membangun generasi yang jiwa-jiwanya tunduk dan patuh pada semua aturan ilahi...

Allahu a'laam...

TIGA PINTU GERBANG MENUJU NERAKA

TIGA PINTU GERBANG MENUJU NERAKA
🗒قال إبن القيم رحمه الله:
✍"دخل الناس النار من ثلاثة أبواب:
1- باب شبهة أورثت شكا في دين الله،
2- باب شهوة أورثت تقديم الهوى على طاعة الله و مرضاته،
3- و باب غضب أورث العدوان على خلقه"
📙كتاب الفوائد
Berkata Ibnul Qayyim رَحِمَهُ اللهُ :
"Manusia masuk ke dalam neraka melalui tiga pintu:
- pintu syubhat yang mewariskan keraguan terhadap agama Allah َّعَزَّ وَجَل
- pintu syahwat yang mewariskan sikap mengedepankan hawa nafsu daripada ketaatan kepada Allah َّعَزَّ وَجَل dan keridhaan-Nya.
- dan pintu marah yang mewariskan permusuhan terhadap ciptaan-Nya."
(Al-Fawaaid,hal:58)

MEMILIH TEMAN YANG TEPAT DALAM BERGAUL

MEMILIH TEMAN YANG TEPAT DALAM BERGAUL
🌹قال الشيخ ربيع بن هادي المدخلي حفظه الله:
✍"ابحث عن الخليل المؤمن
- يساعدك على طاعة الله
- ويحفزك على الخير
- ويحذرك من الشر
- ولا تنال منه إلا الخير"
📚المجموع الرائق(28)
🌹 Berkata Al-Allamah Rabi' Bin Hadi Al-Madkhali حَفِظَهُ اللهُ :
👉🏼"Carilah teman dekat yang mukmin:
- yang menolongmu dalam ketaatan kepada Allah َّعَزَّ وَجَل
- yang memberi semangat kepadamu untuk berbuat kebaikan
- yang memperingatkanmu dari keburukan
- dan yang engkau tidak mendapatkan darinya kecuali kebaikan."
(Al-Majmu' Ar-Raaiq,hal:28)

MULIANYA KEJUJURAN, RENDAHNYA KEDUSTAAN

MULIANYA KEJUJURAN, RENDAHNYA KEDUSTAAN
Berkata Ibnul Qayyim رَحِمَهُ اللهُ :
فَكل عمل صَالح ظَاهر أَو بَاطِن فمنشؤه الصدْق وكل عمل فَاسد ظَاهر أَو بَاطِن فمنشؤه الْكَذِب وَالله تَعَالَى يُعَاقب الْكذَّاب بِأَن ويقعده ويثبطه عَن مَصَالِحه ومنافعه ويثيب الصَّادِق بِأَن يوفقه للْقِيَام بمصالح دُنْيَاهُ وآخرته
"Setiap amalan saleh yang zhahir maupun batin, sumbernya adalah kejujuran, dan setiap amalan rusak baik yang zhahir maupun batin, sumbernya adalah dusta. Allah َّعَزَّ وَجَل menghukum seorang pendusta dengan cara membuatnya berat dari melakukan hal- hal yang menjadi kemaslahatan dan manfaat baginya, dan membalas seorang yang jujur dengan memberi taufik kepadanya untuk melakukan hal- hal yang mendatangkan kemaslahatan dunia dan akhiratnya."
(Al-fawaaid,hal:136)

TANDA PENYIMPANGAN DAN KESESATAN

TANDA PENYIMPANGAN DAN KESESATAN
Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah رَحِمَهُ اللهُ :
من عرف الحق ولم يعمل به كان متبعا لهواه، واتباع الهوى هو الغي، ومن عمل بغير علم كان ضالا .
"Siapa yang mengetahui kebenaran, lalu dia tidak mengamalkannya, itu berarti dia mengikuti hawa nafsunya, dan mengikuti hawa nafsu merupakan penyimpangan, dan siapa yang beramal tanpa ilmu maka dia sesat."
(Jami' Ar-Rasaail, majmu'ah rabi'ah:50)

HATI MENGIKUTI PANDANGAN MATA

HATI MENGIKUTI PANDANGAN MATA
Berkata Ibnul Qayyim رَحِمَهُ اللهُ :
"جعل الله سبحانه العينَ  مرآةَ القلب،فإذا غضَّ العبدُ بصَرَه غضَّ القلبُ شهوتَه وإرادتَه، وإذا أطلقَ بصرَه
أطلقَ القلبُ شهوتـه ".
إغاثة اللهفان (47 / 1)
"Allah  َّعَزَّ وَجَل menjadikan mata sebagai cermin bagi hati. Jika seorang hamba menundukkan pandangannya, maka hatinya mampu menundukkan syahwat dan kehendaknya, dan jika ia melepaskan pandangannya, maka hatipun akan melampiaskan syahwatnya."
(Ighatsatul lahfaan:1/ 47)

JADIKAN TIDURMU SEBAGAI KEADAAN TERENDAHMU

JADIKAN TIDURMU SEBAGAI KEADAAN TERENDAHMU

Seorang mukmin berusaha mengisi waktu- waktu dimasa hidupnya dengan berbagai hal- hal yang bermanfaat, dengan menjadikan hati, lisan, dan anggota tubuh senantiasa tersibukkan dengan perkara yang mendekatkan dirinya kepada Allah َّعَزَّ وَجَل , mulai dari bangun tidur hingga akan tidur kembali, dan tidur menjadi keadaannya yang paling rendah, sebab dia sedang beristirahat dari menjalankan ketaatan. Berbeda halnya dengan seorang fajir yang gemar berbuat kemaksiatan, waktunya dihabiskan untuk hal- hal yang menjauhkan dirinya dari Allah َّعَزَّ وَجَل , sehingga ia senantiasa memudaratkan dirinya dan juga orang lain. Keadaan terbaik seorang yang fajir adalah disaat dia sedang tidur, sebab dikala itu dia sedang tidak melakukan perkara yang memudaratkan dirinya dan juga orang lain. Benar apa yang dikatakan oleh Khalid bin Ma'dan رَحِمَهُ اللهُ :
أدنى حالات المؤمن أن يكون نائما، وخير حالات الفاجر أن يكون نائما
"Keadaan terendah seorang mukmin adalah disaat ia sedang tidur, dan keadaan terbaik seorang yang fajir adalah juga disaat ia sedang tidur."
(Hasyiyah 'alal muntaha,karya Al-Khalwati: 1/ 112)